TUGAS PROPOSAL

Posted: Oktober 12, 2011 in Uncategorized

TIYAN MAJID 224407017

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah
Pembangunan di sektor perekonomian yang dilaksanakan oleh pemerintah sudah banyak menampakkan hasil, salah satunya adalah kondisi perekonomian yang semakin mendukung terciptanya iklim berusaha yang baik. Hal itu tentu saja memberikan banyak peluang kepada masyarakat untuk memanfaatkan kondisi ini sebaik-baiknya. Demikian pula halnya dengan persaingan dalam dunia usaha yang semakin lama semakin ketat. Berkembangnya ilmu pengetahuan dengan pesat sering menyebabkan benturan konsep lama dengan pandangan baru yang terus diselaraskan dengan tuntutan zaman, di mana kesemuanya itu menuntut kematangan pihak manajemen dalam menganalisis dan menindaklanjuti situasi yang terjadi dan yang akan terjadi.
Terdapat lima kekuatan persaingan dalam suatu industri yakni masuknya pesaing baru, ancaman produk pengganti, kekuatan tawar menawar pembeli, kekuatan tawar-menawar pemasok serta persaingan antara pesaing yang ada. Kelima kekuatan persaingan tersebut secara bersama-sama menentukan intensitas persaingan dan kemampuan perusahaan untuk bersaing (Porter. 2004 : 231 ).
Untuk menjadi perusahaan yang memiliki keunggulan daya saing perusahaan harus memperhatikan antara lain: diferensiasi, kepeloporan biaya, dan respon yang cepat. Diferensiasi merupakan kemampuan perusahaan menciptakan atau membuat produk yang unik atau minimal lebih baik dari produk yang sudah ada. Kepeloporan biaya yaitu mampu meminimalkan biaya tanpa mengurangi nilai atau kualitas produk. Respon yang cepat yaitu sifat fleksibelitas atau kemampuan perusahaan dalam memenuhi selera konsumen yang selalu berubah (Siagian. 2005 : 20 ).
Salah satu cara yang dilakukan perusahaan untuk memenangkan persaingan di atas yaitu dengan memperhatikan manajemen pergudangan. Menurut Suranto (2004 : 105), fungsi utama dari gudang adalah menyimpan, dan bertujuan untuk menjaga barang agar terhindar dari kerusakan atau kehilangan akibat ulah manusia, binatang, serangga, maupun karena suhu atau pun cuaca. Fungsi lainnya yaitu untuk menurunkan biaya produk dan mempengaruhi kelancaran produksi.
Dengan meningkatnya permintaan pelanggan atas suatu produk juga akan semakin meningkatkan produksi, sehingga hal ini akan membuat kondisi gudang akan semakin dipenuhi dengan material-material untuk diproduksi. PT. Isuzu Astra Motor Indonesia merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang manufakturing. PT. Isuzu Astra Motor Indonesia senantiasa memperhatikan aktivitas dan kapasitas gudang untuk melancarkan jalannya produksi sesuai permintaan bagian Marketing. Dengan pengelolaan kapasitas gudang yang baik, dapat dihasilkan produk yang sesuai dengan permintaan bagian Marketing, serta penumpukan material di gudang yang sesuai dengan kebutuhan.
Pengelolaan kapasitas gudang yang dilakukan PT. Isuzu Astra Motor Indonesia Pondok Ungu antara lain dengan cara mengatur arus lalu lintas barang dalam gudang dengan memperhatikan tata-letak gudang, menyesuaikan antara volume penumpukan material terhadap kapasitas gudang lokal, mengatur jadwal kedatangan material agar tidak terlalu cepat dan tidak terlalu lambat dalam mengirim material yang telah dipesan (tepat waktu), dan sebagainya.
Namun tingginya penumpukan material terkadang mempengaruhi tingkat pemakaian gudang lokal yang dapat menyebabkan terjadinya peningkatan pemakaian kapasitas gudang. Berdasarkan uraian diatas maka penulis tertarik untuk mengkaji lebih lanjut dan mengemukakan dalam bentuk sebuah skripsi dengan judul ’’ANALISIS RASIO PEMAKAIAN GUDANG LOKAL PT. ISUZU ASTRA MOTOR INDONESIA PONDOK UNGU TAHUN 2010’’.
B. Perumusan Masalah
1. Identifikasi Masalah
Berdasarkan uraian latar belakang masalah yang telah disampaikan, penulis mengidentifikasikan pokok permasalahan sebagai berikut :
a. Tingginya kapasitas penumpukan material di gudang lokal PT. Isuzu Astra Motor Indonesia pada tahun 2010.
b. Tingginya tingkat volume pemakaian gudang lokal PT. Isuzu Astra Motor Indonesia Tahun 2010.
c. Tingginya tingkat rasio pemakaian gudang lokal PT. Isuzu Astra Motor Indonesia tahun 2010?
2. Pembatasan Masalah
Berdasarkan identifikasi masalah yang telah dikemukakan di atas, maka penulis hanya membatasi masalah untuk menganalisis rasio penumpukan gudang lokal pada PT. Isuzu Astra Motor Indonesia Tahun 2010.
3. Pokok Masalah
Berdasarkan pembatasan masalah, maka pokok masalah dalam skripsi ini adalah sebagai berikut :
a. Bagaimana perkembangan kapasitas penumpukan material PT. Isuzu Astra Motor Indonesia tahun 2010?
b. Berapa besarkah volume pemakaian gudang lokal PT. Isuzu Astra Motor Indonesia tahun 2010?
c. Berapa besarkah rasio pemakaian gudang lokal PT. Isuzu Astra Motor Indonesia tahun 2010?
C. Tujuan dan Manfaat Penulisan
1. Tujuan Penelitian
a. Untuk mengetahui perkembangan kapasitas penumpukan material yang disimpan di gudang lokal PT. Isuzu Astra Motor Indonesia tahun 2010.
b. Untuk mengetahui besarnya tingkat volume pemakaian gudang lokal PT. Isuzu Astra Motor Indonesia tahun 2010.
c. Untuk mengetahui rasio pemakaian gudang lokal PT. Isuzu Astra Motor Indonesia tahun 2010?

2. Manfaat Penelitian
a. Bagi Penulis
Untuk meningkatkan pemahaman dalam keterkaitannya antara teori yang telah didapat selama masa perkuliahan dengan praktik kerja lapangan dan untuk menambah pengetahuan dan wawasan lebih luas tentang pengetahuan aktivitas gudang dan penyelesaian program studi S1.
b. Bagi STMT Trisakti
Dapat dijadikan referensi bagi pengembangan ilmu pengetahuan khususnya di bidang manajemen bagi mahasiswa/i STMT Trisakti, sekaligus sebagai tambahan acuan data dokumentasi atau perbendaharaan kepustakaan di perpustakaan STMT Trisakti mengenai penumpukan material, serta pengaruhnya terhadap kapasitas gudang.
c. Bagi Perusahaan
Penulisan ini diharapkan dapat dijadikan sebagai informasi tambahan terhadap pertimbangan manajemen dalam pengambilan keputusan akan kapasitas Gudang Lokal terhadap kebutuhan material yang akan disimpan.

D. Metode Penelitian
1. Metode Pengumpulan Data
a. Penelitian Lapangan ( Field Research )
Hasilnya data primer, dan diperoleh melalui :

1. Wawancara (interview)
Yaitu metode pengumpulan data melalui tanya jawab kepada orang yang diberikan wewenang untuk memberikan data dengan mencatat jawaban dari responden atas pertanyaan dari peneliti sebagai pewawancara ( interviewer ) dengan alat atau instrument berupa daftar pertanyaan ( interview list ).
2. Observasi (observation)
Teknik pengumpulan data dengan melakukan pengamatan langsung pada objek penelitian serta pencatatan secara sistematis terhadap kegiatan-kegiatan perusahaan berupa gambaran dan data serta informasi yang dari PT. Isuzu Astra Motor Indonesia untuk mengetahui keadaan, kapasitas serta jumlah material yang disimpan di Gudang Lokal.
b. Penelitian Kepustakaan ( Library Research )
Hasilnya data sekunder, dilakukan dengan cara mencari, membaca, mencatat dan mengumpulkan data yang dilakukan dengan mempelajari materi-materi perkuliahan, membaca buku-buku referensi dan sumber pustaka lainnya yang berkaitan dengan masalah yang akan diteliti.
2. Teknik Analisis Data
Berdasarkan latar belakang masalah dan pokok permasalahan, maka penelitian menggunakan metode deskriptif developmental. Suharsimi Arikunto (1993 : 210 ) mengatakan bahwa biasanya riset jenis ini digunakan untuk menemukan suatu model, dan biasa digunakan untuk segala jenis bidang. Pelaksanaan model tersebut harus diamati dan datanya dibandingkan dengan ktiteria yang sudah ditetapkan, yaitu kriteria yang menjadi tujuan.
Penelitian deskriptif yang bersifat developmental, pengujian datanya dibandingkan dengan suatu kriteria atau standar yang sudah ditetapkan terlebih dahulu pada waktu menyusun desain penelitian. Untuk pembahasan juga digunakan analisis praktis, yaitu penjelasan-penjelasan di dalam membahas masalah didasarkan uraian serta tinjauan oleh pengalaman praktis di lapangan. Selain itu juga menggunakan rumus Kapasitas Gudang dan Shed Occupation Ratio (SOR). Rumus yang dimaksud sebagai berikut :
a. Menurut Suranto ( 2004 : 158 ) Rumus Kapasitas Gudang adalah :
Kapasitas Gudang = Luas Efektif x Daya Beban ton/m2.
b. Menurut Suranto ( 2004 : 158 ) Rumus Shed Occupation Ratio (SOR)
B x Dw x n x 100 %
SOR = ———————————— = %
CG x HK : Dw
Dimana :
– SOR = Ratio Pemakaian Gudang
– DW = Dwelling Time

– B = Berat Rata-Rata Barang
– CG = Kapasitas Gudang (luas efektif x daya beban ton/m2)
– HK = Hari Kalender
– N = Jumlah Partai Barang

E. Sistematika Penulisan
Skripsi ini dibagi dalam 5 bab agar pembahasan lebih teratur dan terarah. Tiap bab terdiri dari sub bab yang satu sama lainnya merupakan satu kesatuan yang saling melengkapi, yaitu sebagai berikut :
BAB I : PENDAHULUAN
Dalam bab ini penulis menguraikan secara umum tentang latar belakang masalah, perumusan masalah, tujuan dan manfaat penelitian, metodologi penelitian serta sistematika penulisan.
BAB II : LANDASAN TEORI
Dalam bab ini akan diuraikan mengenai teori-teori atau konsep-konsep mengenai pengertian manajemen, fungsi manajemen, unsur-unsur manajemen, pengertian supply chain management, komponen utama supply chain, pengertian logistik, penegertian manajemen logistik, strategi logistik dan aktivitas manajemen logistik, pengertian gudang, fungsi gudang, pemanfaatan gudang, pelaksanaan pengoperasian gudang, rumus-rumus pergudangan, faktor penting penentu ukuran gudang, pengertian persediaan, faktor terkait persediaan, klasifikasi persediaan, pengertian handling, dan pengertian material handling.
BAB III : GAMBARAN UMUM PT. ISUZU ASTRA MOTOR INDONESIA
Pada bab ini berisi tentang gambaran umum perusahaan yang menjelaskan mengenai sejarah singkat perusahaan, organisasi dan manajemen perusahaan, serta kegiatan dan perkembangan perusahaan.

BAB IV : ANALISIS DAN PEMBAHASAN
Pada bab ini merupakan pembahasan masalah yang diuraikan pada perumusan masalah pada Bab I, yaitu perkembangan kapasitas penumpukan material, tingkat volume pemakaian gudang lokal dan rasio pemakaian gudang lokal PT. Isuzu Astra Motor Indonesia tahun 2010?.
BAB V : PENUTUP
Dalam bab ini akan diuraikan kesimpulan dari Bab IV dan saran-saran berdasarkan hasil pembahasan dari perumusan masalah dan hasil pemecahan / solusi pada analisis dan pembahasan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s