CONTAINER DRY PORT oleh BUDI CAHYO RIYADI NIM : 224309024

Posted: Oktober 17, 2011 in Uncategorized

CONTAINER DRY PORT

oleh:

BUDI CAHYO RIYADI

NIM  : 224309024

 

 

Pendahuluan

Peran transportasi bagi kelangsungan perekonomian sebuah wilayah (negara, provinsi,kota) sangatlah penting. Sebuah sistem transportasi yang terpadu, efisien, dengan biayarendah akan ikut membantu kelangsungan perekonomian negara tersebut. Secara umummoda transportasi dibagi menjadi 4 jenis, yaitu angkutan darat, angkutan laut, angkutanudara, dan angkutan kereta api. Setiap moda transportasi tersebut tidak dapat bekerjasendiri – sendiri. Setiap moda merupakan mata rantai yang harus terorganisir dalam suatusistem transportasi.Kondisi transportasi suatu negara biasanya sebanding dengan kemajuan negara tersebut.Negara – negara maju seperti Amerika Serikat, Jepang, dan negara – negara Eropaumumnya sudah memiliki sistem transportasi yang baik. Sebaliknya juga bagi negaraberkembang seperti Indonesia, pengelolaan sistem transportasi juga masih belum baik.Secara umum masalah – masalah yang ada pada sistem transportasi di Indonesia adalahsebagai berikut

 

Masalah transportasi di Indonesia :

 

  1. Mahalnya biaya transportasi

 Penekanan biaya produksi merupakan sasaran utama industri agar bisa bersaingdipasar dunia, termasuk didalamnya biaya logistik. Biaya logistik di Indonesiatermasuk sangat mahal kalau dibanding dengan negara-negara ASIA lainnya. DiIndonesia biaya logistic mencapai 14,08 persen dari harga produksi suatu barang..Bandingkan dengan Jepang yang hanya 4,88 persen. Tentunya angka tersebutmerupakan angka yang sangat tinggi.

2.             Pengiriman barang yang tidak tepat waktu

 Keterlambatan merupakan hal sudah biasa di Indonesia. Selain kurangnya kedisiplinan waktu oleh SDM yang ada, pengiriman yang tidak tepat waktu juga dikarenakan faktor – faktor lain seperti kongesti pelabuhan, bencana misalnya banjir,cuaca buruk.

 

3.            Banyaknya pungutan liar

Pungutan liar tentunya akan membuat biaya transportasi menjadi lebih besar. Pungutan yang ada mulai dari   Bea Cukai, Pelindo, Adpel, dan preman – preman yang teroganisir oleh aparat. Pemberantasan   pungutan liar juga tidak dapat denganmudah diberantas, karena biasanya pungutan liar di- backup oleh orang dalam.

 

4.             Birokrasi logistik yang lama dan berbelit

Birokrasi didalam pelaksanaan logistic di Indonesia sangat tinggi, seperti ditunjukan dalam grafik berikut. Dalam grafik ditunjukan bahwa di singapura hanya di butuhkan satu hari, sedangkan di Indonesia tujuh hari, sehingga jelas di sini banyak hal yang masih bisa dilakukan untuk mempercepat waktu penyelesaian. Lamanya proses birokrasi tersebut tentunya membuat system transportasi kita menjadi lebih buruk dan semakin tertinggal dari Negara-negara lain.

 

  

 

 

 

 

 

   5.         Infrastruktur yang tidak memadai

Infrastruktur di sini yang paling tidak memadai adalah jalan raya. Tidak adanya jalankhusus untuk kendaraan pengangkut barang seperti truck container, membuat truck– truck container berbobot puluhan ton harus berbagi jalan dengan kendaraan –kendaraan kecil lainnya seperti mobil dan sepeda motor. Yang terjadi adalah jalan –jalan tersebut akan cepat rusak dan akhirnya membuat pengiriman barang menjaditidak lancer. Kondisi yang lebih parah terjadi di luar pulau Jawa seperti pulau Sumatra dan pulau Kalimantan. Truk – truk container harus melewati jalanan dihutan yang tidak beraspal, dan jalan – jalan tersebut akan berubah menjadikubangan lumpur pada musim hujan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pembahasan

 

 

Multimoda : Apa itu?

 

Multimoda adalah pengangkutan barang dengan palingsedikit dua jenis (moda) transportasi yang berbeda, berdasarkan satu kontrak transportasi multimoda, dari satu tempat dalam suatu negara dimana tanggung jawab atas barang tersebut diambil alih oleh multimoda transport operator (MTO) ke suatu tempat di negara lainyang telah ditetapkan untuk penyerahan barang dimaksud.

 

Container dry port 

 

Container dry port merupakan salah satu jenis dari multimoda. Pada konsep container dry port, pengangkutan container dari dari daerah pengiriman (kawasan industri, pabrik, depocontainer) ke pelabuhan yang semula diangkut menggunakan truk container, digantikan olehkereta api khusus pengangkut container. Dengan system container dry port, semua proses pengepakan (stuffing), penyelesaian dokumen, dan pembayaran dipusatkan. Hasilnya adalah percepatan proses dan juga kemudahan birokrasi. Manfaat dari semua itu tentunya adalah pengurangan biaya transportasi.

 

 

 

 

 

 

 

Keuntungan dry port:

 

  1. Meningkatkan produktivitas pelabuhan

 

Dry port memungkinkan arus keluar – masuk container dari dan ke dalam pelabuhan menjadi lebih lancar. Hal tersebut tentunya akan membuat port time kapal menjadi lebih berkurang. Port time kapal yang berkurang tentunya akan membuat proses bongkar muat kapal menjadi lebih cepat dan efisien. Itu artinya kapasitas dan produktivitas pelabuhan juga meningkat.

 

2.            Mengurangi kongesti di pelabuhan

Seringkali terjadi kongesti di pelabuhan karena  banyaknya container yang tertumpuk di pelabuhan. Kongesti ini biasanya terjadi karena container tidak bisa keluar dari pelabuhan, misalnya karena jalan banjir. Karena banjir tersebut, jalan raya menjadi macet, sehingga proses keluar – masuk container ke pelabuhan terhambat. Bahkan seperti  yang terjadi di  Pelabuhan Tanjung   Priok, warga sekitar pelabuhan   menutup akses jalan keluar – masuk  pelabuhan karena jalan tersebut terendam banjir. Hal tersebut tentunya  menyebabkan arus keluar –  masuk container dari dan ke dalampelabuhan menjadi  terhambat.

 

3.            Mengurangi kemacetan di jalan raya

Truk – truk container yang melintasi jalan  raya   seringkali membuat kemacetan, karena memang truk – truk    tersebut berjalan  dengan kecepatan rendah. Belum lagibila terjadi banjir. Dengan konsep dry  port, pengangkutan container dialihkan   kekereta api. Hal tersebut tentunya  membuat volume kendaraan di  jalan raya juga berkurang.

 

4.            Mengurangi resiko kecelakaan di jalan raya

Truk – truk container juga merupakan salah satu   penyebab kecelakaan di jalan raya.Tidak tersedianya jalan  atau jalur khusus truk container   menyebabkan truk container harus berbagi jalan dengan    kendaraan – kendaraan kecil lainnya, seperti mobil ,sepeda motor, becak, dll.

 

5.            Mengurangi biaya perbaikan jalan raya

Biaya yang harus dikeluarkan untuk perbaikan    jalan    sangatlah besar,   terutama untukjalan – jalan yang setiap harinya dilewati       truk – truk       container bermuatan puluhan ton.    Ditambah lagi kebijakan Menteri     Perhubungan per 1  Januari 2009 yang tidakmenolerir lagi muatan overload    truk – truk yang melintas di jalan     raya.

 

6.         Mengurangi polusi udara

Apabila kita dapat menggantikan 30 truk container     dengan 1     rangkaian kereta api container tentunya polusi udara yang dapat dikurangi    sangatlah banyak. Konsep  dryport dapat  mengurangi emisi gas buang   (CO2) sampai 25 % . Hal ini sekaligus menjawab  kebutuhan transportasi yang ramah   lingkungan.

 

 

 

Kendala

 

1.             Biaya investasi yang mahal (pembangunan rel, pembebasan lahan)

Biaya untuk membangun system dry port  memang tidak sedikit. Biaya investasi terbesar biasanya adalah pembangunan rel kereta api dan pembebasan lahan. Hal tersebut biasanya dapat diatasi dengan menggunakan jaringan rel kereta api yangsudah ada, tinggal menyambungkan rel kereta api ke daerah – daerah yang menjadi jalur kereta container.

 

2,             Pengoperasian kereta api yang belum baik.

Tidak bisa dipungkiri pengelolaan kereta api oleh PT. KAI (satu – satunya operator kereta api di Indonesia) masih belum baik. Sudah sering terdengar kecelakaan kereta api, keterlambatan kereta api. Namun kabarnya Departemen Perhubunganberniat menghapus monopoli PT.KAI dengan membuka kesempatan kepada pihak swasta untuk menjadi operator kereta api. Masuknya pihak swasta sebagai operator kereta api diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan kereta api. Kualitas pelayanan kereta api yang baik tentunya akan mendukung jalannya sistem dry port.

 

  1. Kemungkinan adanya double handling 

Double handling dapat terjadi apabila letak pengirim barang jauh dari lokasi dry             port. Adanya  double   handling karena sebelum muatan diangkut menggunakan     kereta api,sebelumnya harus diangkut oleh truk container.Urutannya  sebagai berikut :

a.         Truk container mengambil container di dry port. Setelah itu kembali                       ke pabrik/daerah asal muatan.

b.         Muatan dimasukkan ke dalam container. Truk container kembali lagi                      ke dry port.

c.         Muatan dipindahkan dari truk container ke kereta   api container.                          Di sini terjadiperpindahan muatan yang pertama.

d.         Kereta api container berangkat ke pelabuhan.

e.         Di pelabuhan container dipindahkan dari kereta api container  ke dalam kapal     container. Di sini terjadi perpindahan muatan yang kedua.

Double  handling ini dapat dicegah dengan membangun dry port yang dekat dengan asal muatan. Misalnya membangun dry port di dalam kawasan industry. Sehingga barang yang diproduksi dari industry tersebut langsung dimasukkan ke dalam keretaapi container.

 

 

Penutup

 

 

Kesimpulan :

 

1.    Dry Port dapat digunakan untuk mengatasi masalah transportasi di Indonesia

 

2.    Diperlukan koordinasi instansi terkait agar konsep dry port ini dapat berjalan   ( Pelabuhan, PT. KAI, Dephub)

 

 

 

 

Daftar Pustaka

 

 

 

ekonomitransportasi.blogspot.com

Estrada, Mr. Jose-Luis.“Inland Port / Dry Port Logistics Port” . Commisioner for the PortExpansions Works, Port de Barcelona, Spain

Roso, Violeta. “Emergence and Significance of Dry Ports”. Division of Logistics and Transportation, Chalmers, Swedenwikipedia.com

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s