Optimalisasi Pendistribusian Cargo Domestik PT. Antareja Prima Antara Cabang Jogjakarta Th. 2010

Posted: November 12, 2011 in Uncategorized

N A M A        : S U W A R T I N I

N I M              : 224109349

K E L A S      :  G

 

BAB I

PENDAHULUAN

 

A.    Latar Belakang Masalah

Kota Yogyakarta selain kota pelajar juga merupakan salah satu tempat wisata di Indonesia yang banyak didatangi oleh wisatawan lokal maupun mancanegara. Dengan meningkatnya perkembangan bisnis di kota Yogyakarta sekarang ini, serta persaingan bisnis yang begitu ketat di Yogyakarta, maka meningkatnya sarana transportasi barang baik melalui moda transportasi darat, maupun udara. Para pelaku kegiatan bisnis menginginkan agar produknya dapat didistribusikan dengan cepat, tepat dan aman sampai diterima konsumennya.

Dengan demikian jelas bahwa peran jasa transportasi sangat begitu penting dalam menjawab tantangan ekonomi tersebut. Sarana dan prasarana harus baik dan memadai, seperti, jalan raya, dan Bandar udara harus memenuhi syarat yang baik atau layak digunakan untuk dapat memudahkan proses kegiatan ekonomi dan perdagangan. Bukan hanya itu, moda transportasi darat, laut dan udara harus beroperasi secara profesional dan bertanggung jawab atas pelayanan terhadap konsumennya, seperti menawarkan jasa berupa pengangkutan barang ataupun orang dari suatu tempat ke tempat lainnya dengan aman, selamat sampai tujuan.

Adanya produk-produk hasil dari kegiatan industri besar maupun kecil serta usaha kecil dan menengah membuat kebutuhan akan jasa pengangkutan barang semakin diperlukan. Para pengusaha dapat memilih moda transportasi dapat memilih yang ingin digunakan untuk pengiriman hasil dari industrinya. Salah satu moda transportasi yang digunakan para pelaku bisnis adalah moda transportasi udara.

Transportasi dapat diartikan sebagai pemindahan barang dan manusia dari tempat asal ke tempat tujuan atau dari satu tempat ke tempat lainnya. Salah satu faktor yang menyebabkan barang dipindahkan atau diangkut dari tenpat asal ke tempat tujuan adalah karena barang akan lebih tinggi nilainya di tempat tujuan dari pada di tempat asalnya. Oleh sebab itu, dikatakan transportasi memberikan nilai waktu dan nilai tempat kepada barang yang diangkut, dimana nilai-nilai tersebut lebih besar daripada biaya-biaya yang dikeluarkan. Kedua nilai tersebut sebagai barang dalam bentuk jasa da mempunyai harga. Dengan demikian nilai atau jasa merupakan output dari perusahaan angkutan.

PT Antarareja Prima Antaran / RPX merupakan salah satu SBU ( Strategic Business Unit) dari Repex Wahana yang menyediakan jasa pelayanan angkutan domestik untuk seluruh wilayah Indonesia. Dengan pengetahuan dan dukungan dari seluruh karyawan yang berdedikasi tinggi, PT Antareja Prima Antaran siap untuk untuk memberi layanan transportasi yang mendukung One Stop Logistic dari Repex wahana yang cabangnya tersebar dibanyak daerah di Indonesia dan setiap cabangnya melayani permintaan barang dari pemilik barang (shipper) dapat dibayangkan banyaknya jumlah barang yang perlu didiastribusikan dengan jarak kota bervariasi.

Barang yang dapat diangkut sebagai kargo itu secara umum terbagi menjadi beberapa kategori, yaitu general cargo (barang umum) dan special cargo (barang yang membutuhkan penanganan khusus). Semua jenis kargo tadi membutuhkan prosedur dan dokumentasi, agar dapat disimpan di gudang untuk kemudian loading ke pesawat. Untuk pengiriman barang yang termasuk ke dalam barang umum domestik, walaupun tidak memerlukan penanganan yang khusus, tetapi prosedur, dokumentasi dan penanganannya tetap harus ditangani dengan baik.

Prosedur apa saja yang harus dilalui oleh shipper atau agent dalam melakukan pengiriman kargo, khususnya untuk kargo domestik beserta dokumen-dokumen yang dibutuhkan, PT Antareja Prima Antaran / RPX didukung dengan pengetahuan dan dukungan dari seluruh karyawan yang berdedikasi tinggi mampu menjawab kebutuhan zaman. Berdasarkan uraian di atas, maka penulis tertarik untuk mengkaji lebih dalam bentuk sebuah skripsi dengan judul: “OPTIMALISASI PENDISTRIBUSIAN KARGO DOMESTIK  PT ANTAREJA PRIMA ANTARAN CABANG YOGYAKARTA TAHUN 2010”.

 

B.     Perumusan Masalah

Adapun perumusan masalah dibagi menjadi beberapa bagian, yaitu:

1.      Identifikasi Masalah

Berdasarkan uraian yang telah dikemukakan pada latar belakang masalah, maka diidentifikasi masalah-masalah yang terjadi:

a.         Masalah peralatan, yaitu peralatan penunjang yang  kurang memadai dari segi jumlahnya di bagian operasional.

b.         Masalah sumber daya manusia, yaitu kurang disiplin dan patuhnya para karyawan dalam penanganan proses pendistribusian kargo domestik.

c.         Masalah time utility, terjadinya keterlambatan dalam proses pendistribusian barang.

2.      Batasan Masalah

Berdasarkan identifikasi masalah tersebut, maka penulis hanya membatasi analisis ini hanya berada di dalam ruang lingkup hanya  pada bagian operasional pada PT Antareja Prima Antaran cabang Bandung dan sejauh mana proses kinerja mereka dapat berperan, sehingga kemudian akan berpengaruh terhadap proses yang dapat meningkatkan optimalisasi pendistribusian kargo  domestik  PT Antareja Prima Antaran cabang Yogyakarta tahun 2010.

3.      Pokok Permasalahan

Berdasarkan uraian latar belakang tersebut, maka penulis merumuskan masalah sebagai berikut:

a.       Bagaimana Proses Pendistribusian Kargo Domestik PT. Antareja Prima Antaran cabang Yogyakarta?

b.      Bagaimana Optimalisasi Pendistribusian Kargo Domestik PT. Antareja Prima Antaran  cabang Yogyakarta?

c.       Apa Akar permasalahan utama Optimalisasi Pendistribusian Kargo Domestik PT. Antareja Prima Antaran Yogyakarta? serta tindak lanjut/solusi terhadap akar permasalahan ?

C.    Tujuan Penelitian

Berkaitan dengan permasalahan yang menjadi latar belakang penelitian, maka tujuan dari penelitian ini adalah:

a.       Untuk mengetahui pendistribusian kargo domestik pada PT Antareja Prima Antaran.

b.      Untuk mengetahui Optimalisasi Pendistribusian Kargo Domestik             PT. Antareja Prima Antaran cabang – cabang

c.       Untuk mengetahui akar permasalahan utama serta tindak lanjut atau solusi                          terhadap akar permasalahan pada Optimalisasi Pendistibusian Kargo Domestk  pada PT. Antareja Prima Antaran cabang Yogyakarta.

1.      Manfaat Penelitian

a.      Bagi Penulis

Untuk menambah wawasan pengetahuan khususnya tentang pendistribusian kargo.

b.      Bagi Perusahaan

Sebagai bahan masukan atau input di dalam pengambilan keputusan dimasa yang akan datang terkait dengan pendistribusian kargo domestik, agar perusahaan dapat melihat secara objektif faktor-faktor yang dapat meningkatkan optimalisasi pendistribusian kargo domestik.

c.       Bagi STMT Trisakti

Sebagai informasi tambahan dan sekaligus sebagai data dokumentasi perpustakaan STMT Trisakti.

 

D.    Metedologi Penelitian

Metodologi Penelitian dibagi menjadi 2 (dua) bagian:

1.      Metode Pengumpulan Data

a.       Penelitian Lapangan (Field Research)

Penelitian yang dimaksudkan untuk memperoleh data-data yang diperlukan, hasil dari pengumpulan data yaitu data primer (data yang diperoleh secara langsung).

1.      Interview / wawancara

Yaitu suatu metode pengumpulan data dengan cara mewawancara pihak yang berwenang pada perusahaan tersebut.

2.      Angket

Yaitu dalam bentuk kuesioner dengan cara mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang telah dipersiapkan terlebih dahulu secara tertulis agar mendapatkan jawaban yang tepat.

3.      Observasi

Metode pengumpulan data dengan cara pengamatan langsung tentang aktivitas perusahaan.

b.      Penelitian Kepustakaan (Library Research)

Hasil dari penelitian kepustakaan adalah data sekunder. Penelitian kepustakaan termasuk hasil penelitian melalui segala bahan tertulis daam bentuk teks books dan sumber tertulis lainnya yang relevan dengan judul skripsi serta dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

 

2.      Metode Analisis Data

Penulis melakukan analisis tentang optimalisasi pendistribusian kargo, maka penelitian ini menggunakan metode analisis fishbone (diagram sebab-akibat) yaitu analisis yang menunjukan hubungan sebab akibat antara karakteristik mutu dan faktor.

 

 

Contoh diagram fishbone terdapat pada gambar I.1

 

Sumber : Vincent Gaspersz, (2006 :107).

Cara membuat diagram sebab–akibat untuk mengindentifikasikan sebab yaitu:

1)         Identifikasikan semua faktor           yang relevan melalui pengujian dan diskusi oleh banyak orang.

            Faktor yang sangat kuat mempengaruhi karakteristik harus ditentukan dari yang terdaftar dalam diagram. Bila sebuah faktor ditinggalkan pada awal diskusi sebelum diagram dibuat, maka tidak akan muncul pada tahap akhir. Konsekuensinya,diskusi oleh semua orang yang berkepentingan tidak boleh dihilangkan pada persiapan diagram yang lengkap dan tidak boleh gagal.

2)         Nyatakan karakteristik senyata mungkin.

            Karakteristik yang dinyatakan secara abstrak hanya akan menghasilkan diagram sebab-akibat yang terlalu umum, walaupun diagram ini tidak berisi kesalahan mendasar dari pandangan sebab-akibat, tetapi tidak akan berguna untuk memecahkan masalah yang nyata.

3)         Buatlah diagram sebab-akibat yang berjumlah sama dengan karakteristik.

            Kesalahan dalam berat dan panjang pada produk yang sama akan mempunyai struktur sebab-akibat yang berbeda, dan ini yang harus dianalisis dalam dua diagram yang terpisah. Mencoba memasukkan segalanya dalam satu diagram besar yang tidak terkelola, dan membuat pemecahan masalah yang sangat sulit.

4)         Pilihlah karakteristik dan faktor yang dapat diukur.

            Sesudah menyelesaikan diagram sebab-akibat, perlu memahami kekuatan hubungan sebab-akibat secara objektif dengan menggunakan data. Untuk tujuan ini, kedua karakteristik dan faktor penyebab harus dapat diukur. Bila tidak mungkin mengukurnya, anda harus mencoba membuatnya agar dapat diukur, atau carilah karakteristik yang dapat mengganti.

5)         Temukan faktor yang dapat diuji untuk diambil tindakan.

            Bila sebab yang telah diidentifikasikan tidak dapat dikerjakan, persoalan tidak dapat dipecahkan. Bila perbaiakan dipengaruhi, sebab harus dipecah pada tingkat dimana mereka dapat dikerjakan, kebalikannya mengidentifikasikannya akan menjadi latihan yang tidak berarti.

Menentukan bobot kebalikan (Henry Tanjung).

Menurut Sugiono (2009:49) menentukan bermasalah atau tidak bermasalahnya suatu faktor penyebab dengan menggunakan rumus menghitung mean : ME = Sxi/n

Keterangan :

ME      : Mean

S          : Epilision

Xi        : Nilai ukur dari variabel ke i

n          : Jumlah individu

 

E.     Sistematika Penulisan

Untuk mendapatkan gambar singkat mengenai materi yang dibahas dalam penulisan skripsi ini, penulis menyusun sistematika pembahasan sebagai berikut :

BAB I             :  PENDAHULUAN

Pada bab ini penulis menguraikan latar belakang masalah, perumusan masalah, tujuan, dan manfaat penelitiaan, metodelogi penelitiaan dan sistematika penulisan.

BAB II            :  LANDASAN TEORI

Pada bab ini penulis akan mengemukakan teori-teori yang terkait dengan masalah penelitian sebagai landasan dalam melakukan analisa dan pembahasan.

BAB III          :  GAMBARAN UMUM PT ANTAREJA PRIMA ANTARAN

Pada bab ini penulis akan menjelaskan gambaran umum objek penelitian yang meliputi sejarah singkat perusahaan, visi dan misi dari perusahaan, bidang usaha yang dijalani dan struktur organisasi.

BAB IV          :  ANALISIS DAN PEMBAHASAN

Pada bab ini penulis akan membahas lebih mendalam tentang proses pendistribusian kargo, untuk mengetahui fakor-faktor yang dapat meningkatkan optimalisasi pendistribusian kargo domestik dan solusi untuk mengoptimalkan pendistribusian kargo pada PT Antareja Prima Antaran.

BAB V            :  PENUTUP

Bab ini berisikan kesimpulan-kesimpulan yang dapat ditarik dari keseluruhan hasil pembahasan serta saran-saran yang mungkin menjadi masukan yang membangun bagi tempat penulis melakukan riset.

DAFTAR PUSTAKA

www.google.com

referensi skripsi tahun 2020-2011

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s