ANALISIS KEBUTUHAN PENAMBAHAN FREKUENSI PENERBANGAN BERDASARKAN PENINGKATAN JUMLAH PENUMPANG UNTUK RUTE JAKARTA – DENPASAR PADA PT GARUDA INDONESIA AIRLINES JAKARTA TAHUN 2005 – 2009

Posted: November 29, 2011 in Uncategorized

disusun oleh widya safitri 224106300

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah
Perkembangan industri penerbangan beberapa tahun terakhir ini berkembang semakin pesat. Saat ini orang lebih memilih untuk menggunakan transportasi udara yang merupakan salah satu alternatif sarana yang dapat dipergunakan oleh masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan perjalanan mereka, karena alasan efisiensi waktu (cepat), harga yang ditawarkan juga tidak jauh berbeda dengan transportasi darat dan laut sehingga transportasi ini tidak dapat dipisahkan dari kehidupan masyarakat.
Berdasarkan hal tersebut diatas, maka banyak perusahaan penerbangan yang bermunculan. Yang kemudian disertai dengan maraknya perang tarif. Dimana tarif tersebut digunakan untuk mendapatkan pelanggan sebanyak-banyaknya. Apalagi hal ini didukung dengan krisis ekonomi yang tak kunjung usai, sehingga membuat calon penumpang mencari tarif murah.
Seperti yang sudah diketahui bersama bahwa sekarang ini banyak sekali bermunculan airline-airline baru di industri penerbangan dengan berbagai macam rute. Terutama rute yang banyak dibutuhkan oleh pengguna jasa juga semakin ketat. Terlebih lagi perusahaan-perusahaan penerbangan yang baru muncul menggunakan konsep low cost carrier yaitu konsep yang menawarkan harga yang cukup rendah untuk dapat menikmati jasa transportasi udara.
Dengan kondisi pasar yang sangat kompetitif saat ini menyebabkan masing-masing perusahaan saling bersaing dalam memperoleh keuntungan serta menjaga pelanggan mereka agar tetap menggunakan jasanya atau tidak berpindah ke airlines lain untuk tetap mempertahankan pelanggan, biasanya antar perusahaan memerlukan strategi dalam memasarkan jasanya.
Frekuensi penerbangan pada suatu penerbangan dapat dilihat dari jumlah keberangkatan dan kedatangan suatu pesawat terbang dari suatu Bandar udara pada setiap harinya. Karena itu masing-masing perusahaan penerbangan berlomba-lomba untuk memberikan pelayanan maksimal dan harga khusus untuk dapat meraih pangsa pasar sebanyak-banyaknya, karena citra perusahaan dan kepercayaan masyarakat adalah kunci utama untuk tetap dapat bertahan dan bersaing dengan perusahaan lain.
Perkembangan PT. Garuda Indonesia Airlines seiring dengan laju perkembangan ekonomi, sehingga untuk memenangkan persaingan terhadap rute Jakarta-Denpasar-Jakarta diperlukan strategi dalam penetapan jumlah frekuensi penerbangan yang tepat. PT Garuda Indonesia Airlines sendiri telah menetapkan strategi tersebut diantaranya dengan menambah jumlah frekuensi untuk saat ini. Tapi terkadang penambahan jumlah frekuensi akan berakibat fatal karena apabila frekuensi bertambah otomatis biaya operasional juga akan bertambah.
Berdasarkan uraian diatas, maka penulis tertarik untuk mengkaji masalah tersebut lebih dalam dan mengemukakannya dalam bentuk judul :
”ANALISIS KEBUTUHAN PENAMBAHAN FREKUENSI PENERBANGAN BERDASARKAN PENINGKATAN JUMLAH PENUMPANG UNTUK RUTE JAKARTA – DENPASAR PADA PT GARUDA INDONESIA AIRLINES JAKARTA TAHUN 2005 – 2009”

B. Perumusan Masalah
1. Identifikasi Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah, maka masalah yang akan dibahas oleh penulis yang berkaitan dengan judul yang penulis ajukan adalah sebagai berikut :
a. Berapa besar kebutuhan frekuensi penerbangan yang dibutuhkan pada saat kebutuhan penumpang meningkat untuk rute Jakarta-Denpasar?
b. Berapa besar peningkatan jumlah penumpang yang menggunakan airlines Garuda Indonesia rute Jakarta-Denpasar?
c. Berapa besar tingkat kepuasan pelanggan dalam menggunakan airlines Garda Indonesia rute Jakarta-Denpasar?
2. Batasan Masalah.
Berdasarkan identifikasi masalah di atas maka penulis mencoba membatasi masalah agar tidak meluas sehingga dapat terfokus pada pokok masalah yang mengacu pada identifikasi masalah, maka penulis membatasi masalah pada ”Analisis Kebutuhan Penambahan Frekuensi Penerbangan Berdasarkan Peningkatan Jumlah Penumpang untuk Rute Jakarta – Denpasar pada PT Garuda Indonesia Airlines Jakarta Tahun 2005 – 2009.”

3. Pokok Masalah
Dari latar belakang masalah tersebut diatas, maka pokok permasalahan dalam penelitian dapat dirumuskan sebagai berikut :
a. Factor apa yang mempengaruhi kenaikan jumlah penumpang pada PT Garuda Indonesia Airlines tahun 2005 – 2009 rute Jakarta – Denpasar?
b. Bagaimana prediksi jumlah penumpang pada PT. Garuda Indonesia Airlines tahun 2010 Rute Jakarta – Denpasar ?
c. Bagaimana seat load factor rute Jakarta – Denpasar pada PT Garuda Indonesia Airlines tahun 2008 – 2009 ?
d. Bagaimana tingkat pelayanan yang diberikan PT Garuda Indonesia Airlines terhadap low cost carrier kepada penumpang tahun 2005-2009?

C. Tujuan dan Manfaat Penelitian
1. Tujuan Penelitian.
a. Untuk mengetahui prediksi jumlah penumpang pada PT. Garuda Indonesia Airlines tahun 2010 Rute Jakarta- Denpasar .
b. Untuk mengetahui perkembangan penumpang terhadap seat load factor PT Garuda Indonesia rute Jakarta-Denpasar tahun 2005-2009.
c. Untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi jumlah penumpang pada PT Garuda Indonesia Airlines tahun 2005-2009.

2. Manfaaat Penelitian
Manfaat atau kegunaan yang akan diperoleh dari penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat baik bagi penulis, perusahaan, maupun masyarakat, serta pihak yang berkepentingan.
a. Bagi Penulis
Untuk memenuhi salah satu syarat dalam pencapaian gelar sarjana ekonomi jurusan ekonomi Manajemen Transpor Udara pada program strata 1 di Sekolah Tinggi Manajemen Transpor Trisakti Jakarta.
b. Bagi Perusahaan
Bagi Perusahaan penelitian ini dapat menjadi input atau bahan masukan bagi perusahaan penerbangan Garuda Indonesia Airline yang ada di Indonesia untuk lebih meningkatkan kinerja perusahaan baik kualitas maupun kuantitasnya, terutama dalam bidang penambahan frekuensi penerbangan rute Jakarta – Denpasar – Jakarta .
c. Bagi Masyarakat
Penulisan ini dapat bermanfaat sebagai informasi atau tambahan pengetahuan bagi masyarakat, khususnya bagi mereka yang sering menggunakan jasa transportasi udara.

D. Metode Penelitian
Dalam penyusunan usulan proposal skripsi ini metode penelitian yang digunakan adalah sebagai berikut :
1. Metode Pengumpulan Data
a. Penelitian Kepustakaan (Library Research)
Penelitian ini dilakukan untuk memperoleh data primer, yakni dengan membaca buku-buku dan literatur-literatur yang berhubungan dengan penelitian.
b. Penelitian Lapangan (Field Research)
Penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan data sekunder, yakni data yang secara langsung diperoleh dari obyek yang diteliti. Penelitian ini meliputi :
1) Wawancara
Yaitu teknik pengumpulan data dengan melakukan tanya jawab secara langsung dan mengajukan pertanyaan-pertanyaan kepada karyawan atau pihak PT Garuda Indonesia Airlines yang sesuai dengan bidangnya untuk mendapatkan data yang diperlukan.
2) Observasi
Yaitu teknik pengumpulan data yang diperoleh dengan cara mengamati, mencari, dan mencatat kegiatan pada PT Garuda Indonesia Airline yang berhubungan dengan aktivitas kinerja segmen-segmen usaha perusahaan.

2. Metode Analisis Data
Tujuan dari analisis data adalah dalam rangka membatasi dan mempersempit suatu pembahasan menjadi data yang teratur dan tersusun. Data dianalisis menggunakan analisis trend linear, RPK,ASK, dan SLF, frekuensi penerbangan.
a. Analisis Trend Linear (Least Square)
Yaitu untuk menunjukkan pola gerakan penurunan atau pertumbuhan (kenaikan jangka panjang serangkaian data historis). Adapun rumus analisa Trend Linear (Least Square) :
Y = a + bX
Keterangan :
Y = Data berkala
X = Waktu / Time series (hari, minggu, bulan, tahun)
Untuk mencari nilai a dan b dengan rumus sebagai berikut;
a = b =
Dimana :
a = Konstanta
b = Koefisien regresi
n = Jumlah tahun observasi

b. RPK , ASK, dan SLF
Langkah selanjutnya adalah menghitung RPK (Revenue Pax Kilometer), ASK (Available Seat Kilometer) dan %SLF (Seat Load Factor). Dapat dihitung dengan rumus sebagai berikut :
RPK = Seat sold x Distance (dalam km)
ASK = Seat available x Distance (dalam km)

SLF =

c. Market Share

d. Frekuensi Penerbangan
Langkah selanjutnya adalah menghitung frekuensi penerbangan dengan rumus dibawah ini :

E. Sistematika Penulisan
Untuk memudahkan dalam mengkaji penulisan ini maka diuraikan secara ringkas sistematika penulisan tentang materi dari masalah diatas sebagai berikut :
BAB I Pendahuluan
Dalam bab ini diuraikan tentang latar belakang masalah, perumusan masalah, tujuan dan manfaat penelitian, metodologi penelitian, dan sistematika penulisan.
BAB II Landasan Teori
Pada bab ini akan diuraikan tentang definisi dan teori-teori yang berhubungan dengan pokok bahasan skripsi ini seperti pemasaran, bauran pemasaran, frekuensi penerbangan, jasa angkutan udara, transportasi, penumpang, garis trend linear, jadwal penerbangan, SLF .
BAB III Gambaran Umum Perusahaan
Dalam bab ini diuraikan tentang sejarah singkat perusahaan, organisasi dan manajemen perusahaan.
BAB IV Analisis dan Pembahasan
Dalam bab ini dibahas mengenai faktor yang mempengaruhi kenaikan jumlah penumpang, perkembangan penumpang, prediksi jumlah penumpang, seat load factor, analisis kebutuhan frekuensi penerbangan rute Jakarta – Denpasar pada PT Garuda Indonesia Airlines tahun 2008 – 2009.

BAB V Penutup
Bab ini merupakan bab terakhir, dalam bab penutup ini dikemukakan kesimpulan yang diambil dari analisis dan pembahasan penelitian pada bab IV dan saran-saran yang mungkin bermanfaat bagi perusahaan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s